Jumat, 15 April 2016

 17.57         No comments


PERENCANAAN INVESTASI
Untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang,  seperti kehidupan masa depan, pendidikan anak, dana pensiun dll. Maka seseorang perlu menyisihkan sebagaian pendapatannya untuk investasi. Sebelum memulai
berinvestasi sebaiknya perencanaan keuangan harus sudah direncanakan sebaik mungkin. Apabila tidak di rencanakan sebaik mungkin, maka seseorang akan sulit melakukan investasi, karena setiap kali mendapatkan gaji pasti uangnya akan habis.
Berikut ini empat hal yang harus diperhatikan  sebelum memulai Investasi :
1.      Planing
Dalam hal yang pertama ini kita perlu menentukan terlebih dahulu tujuan kita investasi itu Apa, Berapa dan kapan investasi tersebut akan digunakan. Misalnya tujuannya adalah untuk nikah , Maka kita harus tentukan terlebih dahulu berapa targetnya, dan kapan pernikahan tersebut akan dilakukan.
2.      Organitation
Setelah kita menentukan tujuannya ,kita harus memilih prodak investasi apa yang akan kita pilih. Selain itu kita juga harus memiliki stategi investasi yang jitu, strategi tersebut dimaksudkan untuk meminimalisir risiko yang terjadi.
3.      Actuaity
Setelah kita menentukan produk mana yang akan kita pilih , kita harus mempersiapkan modal yang akan kita gunakan untuk berinvestasi. Jika kita belum memiliki modal kita bisa menyisihkan uang kita terlebih dahulu dengan kata lain menabung. Dalam menabung disaranankan tidak menggunakan rumus “ Income – Consumtion = Saving “ tetapi menggunakan rumus “ Incom – Saving = Consumtion”, karena dalam rumus ini  kita mengutamkan menabung terlebih dahulu dari pada konsumsi. Jika kita maengutamakan menabung maka tujuan kita untuk berinvestasi akan cepat tercapai.
4.      Controling
Dalam hal ini kita hanya mengontrol dana yang kita gunakan investasi. Apakah mendapatkan hasil yang menguntungkan ataukah rugi. Dalam berinvestasi disarankan tidak hanya menanamkan dananya di salah satu instrumen saja tetapi di berbagai instrumen karena apabila jika kita mengalami kerugian maka kita masih memiliki instrumen lain yang dapat memberikan keuntungan.
INVESTASI TIDAK TERGANTUNG PENDAPATAN
Sebenarnya setiap orang dapat berinvestasi. Tidak peuli berapapun penghasilannya. Sayangnya hingga kini masih banyak yang beranggapan berinvestasi dikala ada sisa uang dikantong, Padahal investasi seharusnya dialokasikan terlebih dahulu bukan menunggu pendapatan. Seiring dengan pepatah ”pay yourself fist”Hal yang penting dalam berinvestasi adalah berapa jumlah yang dialokasikan, bukan berapa jumlah pendapatan seseorang baik orang itu adalah pegawai negeri, karyawan swasta maupun orang yang sudah berduit sekalipun.Kebanyakan orang ketika mendengar investasi “ah penghasilan segini mau investasi atau belum ada sisa untuk investasi atau harus sedia berapa puluh juta untuk investsi.
Ungkapan itu sering terdengar, masih banyak orang mengira berinvestsi haruslah memiliki pendapatan besar atau harus mengalokasikan dana dalam jumlah besar. Pemikiran seperti inilah yang membuat banyak orang tidak mau mulai menata masa depan finansialnya, akhirnya  hanyalah mengeluh tidak dapat mencukupi kebutuhan dan mulai menyalahkan pihak lain. Padahal setiap individu bertanggung jawab atas masa depannya sendiri termasuk masa depan finansialnya, bukan orang lain atau perusahaan tempatnya bekerja.
Sebenarnya beragam instrumen investasi dapat dijadikan sarana mencapai tujuan finansial kita. Mulai dari investasi reksa dana yang dimulai dari Rp 100.000 hingga investasi yang canggih dan rumit seperti transaksi derivatif di pasar komoditas dan memerlukan uang banyak seperti investasi pada properti. 
BUKAN TERGANTUNG PENDAPATAN 
Kurangnya pengetahuan mengenai perencanaan keuangan pribadi termasuk soal investasi juga menjadi salah satu kendala seseorang dalam menata sisi finansialnya. Banyak orang beranggapan akan mulai menabung atau berinvestasi nanti jika pendapatannya sudah besar. Tetapi sebenarnya semakin besar pendapatan semakin besar pula pengeluaran. Misalnya dengan pendapatan satu juta rupiah per bulan, seorang karyawan cukup naik angkutan umum kekantornya karena biaya murah. Ketika pendapatan naik dan dia sanggup mencicil sepeda motor pengeluarannya akan bertambah untuk membeli bensin,oli perawatan motor dan lainnya. Ketika gajinya semakin besar keinginanya untuk membeli mobil muncul padahal biaya yang harus dikeluarkan pun bertambah. Berbagai cara memang dapat dilakukan untuk memperoleh masa depan keuangan yang lebih cerah .masa depan tersebut tergantung bagaimana kita menyikapinya dan bertindak untuk memulai investasi. Berinvestsi Rp 100.000 per bulan secara teratur setiap bulan selama 20 tahun denganimbal hasil 25 persen sudah dapat Rp 1miliar. kalau uang yang disisihkan dinaikan menjadi 500.000 per bulan dana sebesar 1 miliar dapat dicapai dalam waktu 15 tahun dengan asumsi tingkat imbal hasil sebesar 25 persen juga.

Sumber :

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Anda Pengunjung ke :

Kunjungi Juga Blog Saya :

Popular Posts

STIE Cendekia

STIE Cendekia
Logo STIE Cendekia Bojonegoro

About Me