a. Investasi Konvensional
investasi yang
didalamnya ada unsur syariah ada yang tidak, tetapi kebanyakan dalam investasi
konvesional mengabaikan unsur syariah karena sistim konvensional ini hanya
menanamkan modalnya dengan tujuan keunntungan semata dengan memperhitungkan
risiko yang ada. Dalam investasi konvensional masih mengandung unsur bunga atau
riba dan apabila terjadi kerugian yang menangung pihak perusahaan karena dalam
konvensional prosentase hasilnya yang didapat investor setiap bulannya sudah
ditetapkan.
b. Investasi
Syariah
Investasi yang
didalamnya menggunakan prinsip dasar syariah yang kuat. Mulai dari awal
kita berinvestasi pertimbangannya dari niatnya sampai hasil yang didapat dari
berinvestasi benar secara syariat. Dalam investasi syariah yang
membedakan dengan invesasi konvensional adalah Rasio atau nisbahnya yang tetap
dan apabila terjadi risiko, risiko tersebut di tanggung bersama.
2. Investasi Duniawi VS Investasi Akhirat ( Ukrowi )
a. Investasi
Duniawi
Investasi yang dapat dinikmati secara langsung
hasilnya di dunia.investasi duniawi tujuannya hanya investasi jangka pendek
,karena hasilnya hanya akan dinikmati selama masih hidup dinunia.
Contohnya seperti :
Reksadana, deposito dll
b. Investasi
Akhirat ( Ukrowi )
Investasi yang hasilnya
bisa diharapkan bisa dinikmati dikehidupan berikutnya tidak sekarang (akhirat).
Contohnya membangun
masjid apabila orang yang membangun masjid tersebut sudah meninggal dan
berada di alam barzah, maka orang tersebut masih tetap mendapatkan kiriman
pahala.
3. Investasi Legal VS Investasi Ilegal
a. Investasi Legal
Investasi legal
merupakan investasi yang kejelasannya dapat dipertanggung jawabkan. karena
investasi ini diselenggarakan oleh badan-badan hukum yang memiliki ijin resmi.
b. Investasi Ilegal
Investasi yang tidak
terdaftar secara hukum atau tidak resmi. Invetasi jenis ini biasanya
menjanjikan keuntungan yang tidak realistis yaitu menjanjikan keuntungan 2 kali
lipat dari investasi yang biasa, dan biasanya investasi ini tidak ada hasilnya
yang ada hanya lah uang kita dibawa lari.
0 komentar:
Posting Komentar